Day 1 – Touché Karimunjawa : berangkat backpacker bermodal nekat

Senja Karimunjawa

Karimunjawa. Tiga tahun gw tinggal di Semarang tanpa pernah mendengar nama pulau Karimunjawa. Ke mana ajah guweee… *officially (eks) gak gaol*. Finally gw berangkat ke Karimunjawa di satu siang yang terik di bulan September…cailah… Perjalanan ala backpacker ini dimulai dari Semarang, jam 5.30 pagi gw dan travelmate gw, Vivi, udah duduk cantik di dalam bus ekonomi Semarang-Jepara.  Bus ini hanya beroperasi dari jam 3 pagi sampai jam 5 sore. Kondisi di dalam bus sih sebetulnya oke, sayangnya kurang friendly buat bokong gw yang “agak” jumbo, hehe. Kalau duduk berdua, usahain duduk dekat jendela deh, soalnya kalau duduk di seat yang tepi jalan, lumayan juga sempit buat yang bertubuh bongsor, hehe…Meskipun di kebanyakan blog menyebut tarif bus ini 12rb, ternyata kita bayar 10rb si keneknya nggak protes tuh, mungkin karena kita keceh kali ya? *minta ditimpuk*.

Bus ekonomi Semarang-Jepara 10rb ajah.

Nggak kerasa 2 jam kemudian gw udah sampai di terminal Jepara. Dari sini gw naik becak, eh, bentor (becak motor) menuju pelabuhan Kartini. Seru juga naik bentor, tarifnya 15rb saja berdua. Ternyata jarak dari terminal ke pelabuhan lumayan jauh loh, kalo yang berbetis kuda silahkan berjalan kaki, hehe…

Oppa Gangnam is soooo yesterday! Now is Oppa Kangnam😀

Sampai di pelabuhan Kartini, celingak celinguk, lha kok sepi banget? Emang sih weekday, hari Selasa getoh…orang-orang masih pada duduk manis di depan komputer kali ya…Sepanjang mata memandang yang tampak cuma bule, bule, dan bule. Uwow…asik nih ngeceng, hihi… O ya sebelumnya kami sudah booking tiket kapal Express Bahari via 0291-592999, atau yang butuh info lebih lanjut bisa buka di sini. Kalau mau berangkat ngeteng jangan lupa booking dulu ya, soalnya biasanya full booked, kalo go show bisa-bisa berenang sampe Karimun deh😛 Harga tiket 84rb saja u/ kelas Eksekutif. Menurut gw sih fasilitas kapal ini udah oke banget, tempat duduk nyaman, dapet snack roti dan aqua, plus hiburan klip dangdutan di layar TV, hihihi…Seharusnya perjalanan menuju Karimun dengan Express Bahari hanya memakan waktu 2 jam. Sialnya, hari itu ternyata ada trouble, tali kapal tersangkut di kipas (???), jadilah keberangkatan ditunda sampai 2,5 jam, weleh, mana sebelumnya gw udah nenggak Antimo, jadilah gw teler dan tidur nonstop selama  4,5 jam di dalam kapal, muahahaha…untungnya, karena penumpang sedikit, kita “diusir” dari kelas Eksekutif C ke Eksekutif A yang ber-AC. Hore…lelaplah tidur gw, wkwkwk…tau-tau sampe di Dermaga Karimun dan gw tercengo-cengo melihat pulaunya yang ternyata jauh lebih besar dari yang gw bayangin. Gw kira Karimun itu paling sebesar Pulau Pramuka, ternyata jauh lebih gede…katanya sih dari ujung ke ujung kira-kira 37km…

Penampakan Kapal Express Bahari Karimunjawa

Inside Express Bahari Boat

Turun di dermaga, para bule sudah ditunggu oleh mobil jemputan. Oow, mereka pake agen tur rupanya. Gw dan Vivi yang ngeteng akhirnya berjalan random menuju kota, yang berjarak 1km dari dermaga. Sepanjang jalan banyak penginapan, dari Hotel sampai Homestay. Suasana sepi. Tampaknya memang bukan high season (ya iyalah, pan gw udah bilang kalo ini hari Selasa, hehe). Di tengah perjalanan, lagi celingak celinguk di depan salah satu penginapan, tiba-tiba kami dihampiri seorang bapak-bapak yang menawarkan penginapan dan jasa sharing tur laut harian. Namanya Bapak Rivai (082135318100). Wah boleh juga nih, pucuk dicinta ulam tiba, hehe…Setelah berkenalan dan tukar menukar nomor HP, kami melanjutkan perjalanan mencari penginapan yang disarankan Pak Rivai. Sayangnya kami nggak menemukan penginapan dia, malah menemukan warung makan, hyahahaha…Warung Bu Ester di Alun-Alun. Kalau yang suka blogwalking tentang Karimunjawa, pasti udah tau deh sohornya warung Bu Ester ini di antara backpackers. Lha gimana ndak sohor? Wong warung nasi rames yang ada di Alun-Alun cuma Warung Bu Ester, hahaha…makanannya murah, maknyus, jual bir pula, mantaps kan, jarang-jarang kan warteg jualan bir Bintang😀

Puas mengisi perut dengan nasi rames seharga 8rb-11rb, akhirnya kami melanjutkan mencari penginapan, yang berakhir di Homestay Liandri. Nggak jauh dari Alun-Alun, rumahnya warna oranye, di depannya ada kursi-kursi dan meja tempat nongkrong beratapkan spanduk bir Bintang, nah kalo nemu rumah model begini, nggak salah dan nggak lain pasti deh Homestay Liandri. Hehe… Isinya ada 6 kamar, 1 kamarnya berisi springbed yang bisa memuat sampai 3 orang, fan, meja, kaca rias. Kamar mandi ada 2 biji di luar, ada kloset duduk dan jongkok, air di bak melimpah dan bersih. Disediakan aqua galon, kopi instan, gula dan teh all you can drink, dan seluruh fasillitas ini bisa Anda peroleh dengan harga 60rb/hari/kamar saja Saudara-Saudara! *PS : bukan kampanye berbayar*. Buat gw sih, recommended banget! Lokasinya strategis banget, ke Alun-Alun tinggal ngesot. Secara di Karimun ini pusat keramaian dan pemuas kelaparan ada di Alun-Alun semua. So, penting banget nginep di homestay yang deket Alun-Alun, hehehe…Saran gw sih mendingan jangan nginep di deket-deket  Dermaga, edan jauh cuy jalan ke dalem kotanya! Keburu kurus di jalan😀

Kamar gw di Homestay LIandri. Clean!

Cerminnya lucuk!

Setelah melepas lelah dan mandi-mandi unyu, kami berjalan kliling-kliling kota, eh, desa, eh, pulau, hehe. Lumayan kaget juga sih dengan luasnya Karimunjawa ini. Dan baru tahu kalau ternyata ada konservasi Mangrove, camping area, dan bird watching area di sini. Jadi Karimunjawa nggak melulu wisata laut loh, tapi ada wisata daratnya juga, alias gunung. Olala~ Langsung deh kami merencanakan tur darat untuk keesokan harinya. Rencananya kami akan menyewa sepeda seharian  dan biking menyusuri bukit Karimunjawa, dengan tujuan akhir Pantai Nirwana, yang katanya sih cakep abis. Penasaran perjalanan biking kami yang ternyata menunjukkan view pantai Legon Lele yang lebih keceh dari “nirwana” ? Mau tau tentang nikmatnya ngemil mete bakar asli dari buahnya? Mau tau bahayanya biking di Karimunjawa? Mau tau aja atau mau tau banget???😀 Kalo mau tau banget boleh baca di sini.

Belum afdol kan kalau ke Karimun nggak berburu sunsetnya yang terkenal keceh? Ini dia hasil “perburuan” sunset di Karimun…diambil dari dermaga dan dari balik atap rumbia pondokan di belakang Pom bensin (enak nih leyeh-leyeh gratis di pondokan ini sambil nunggu sunset!)

Sunset Karimunjawa dari bawah atap rumbia

Sunset Karimunjawa numero uno

Sesungguhnya perjalanan ini kami cuma modal nekat. Mau ikut trip tur, kok jadwalnya nggak ada yang cocok. Mau ikut tur berdua aja, rasanya berat di kantong. Mau mengumpulkan massa, kok ndak ada yang bisa (ya iyalah ngumpulin massanya H-7 keberangkatan ;p). Setelah blogwalking, ternyata ada juga tuh yang ikut tur laut harian. Ya udah, nekat aja, berharap dapet kenalan baru di Karimun yang bisa “ditebengi” tur laut, hehe. Eh ternyata cewek cantik emg rejekinya nggak kemana *minta ditimpuk lagi*, untung ketemu Pak Rivai yang langsung menawarkan tebengan tur laut harian dengan harga 100rb/orang/hari, hihi…baik banget lho bapak ini…kalo mau ke Karimun bisa deh kontak beliau *lagi-lagi bukan kampanye berbayar*.🙂

63 thoughts on “Day 1 – Touché Karimunjawa : berangkat backpacker bermodal nekat

    • Hai Ningsih, trims ya sudah mampir ke blog saya🙂 No telp Liandry kebetulan saya lupa mencatat, tapi u/ penginapan bisa hubungi Mas Farid 087833903508 atau Pak Rivai 082135318100. Happy travelling!

    • Dari terminal Terboyo mbak🙂 Nanti bisnya jurusan Jepara kok, begitu sampai terminal bisa tanya kenek2 bus nya, ngga ada namanya, cuma tulisan Semarang-Jepara🙂 Happy travelling! ^^

    • 60rb/kamar/hari, untuk yg kamar ukuran kecil (bs muat 3org). Kalau bawa 15 org mungkin hrus sewa seluruh kamarnya ya (total ada 6 kamar). Sepertinya tidak ada biaya tambahan lg. Semoga membantu. Happy travelling! ^^

    • Iya betul, udah semuanya kok, nggak keluar biaya apa2 lg. Pas berangkat langsung kok, nggak nunggu2 lagi. Yang nyari2 n ngegabungin peserta si bapak nya kok hehe.

      • hallo shella.. salam kenal.. saya rencana mau ke karimun jawa dan sdh hub pak rivai. beliau bisa bantu beli tiket kapal jepara – karimun jawa. tp diminta untuk transfer uang dulu. apa aman ya untuk transfer dulu.

        apakah lbh nyaman naik kapal dari jepara – karimun atau dari smg – karimun langsung ?

        tolong share info nya. terima kasih yaaaa….

      • Halo Frida, salam kenal jg…Kalau u/ tiket kapal lebih baik langsung booking ke Express Baharinya aja mbak. Kalau Smg-Karimun saya blm pernah, kalau waktunya mepet mungkin mending Smg-Karimun, tp tiketnya lbh mahal jg. Kl yg Jepara-Karimun kapalnya yg Express Bahari sih nyaman mbak.🙂

  1. Oya bu dokter mau tanya lg nih,lbh deket stasiun poncol atau tawang ya ke terminal terboyo,soalnya aku mau naek kereta dr jakarta🙂

    • Setau aku kl dr jkt turunnya di poncol… Tp sama aja kok ngga terlalu beda jauh, lokasinya berdekatan. Ke Terboyo jg tinggal naik angkot Rp.3000🙂 Happy traveling yaa…

      • kalo menghubungi bapaknya enaknya brapa hari sebelum keberangkatan ya mba? trus apa kalo mendadak pasti bisa keliling 3 pulau itu?? satu lagi, utk pemesanan kapal via telepon atao datang ke armadanya mba?

      • Hmmm waktu itu saya ngedadak sih. Mungkin lebih cepat menghubungi lebih baik. Waktu itu saya pesan via telepon dulu y/ pesan kapalnya. Soalnya denger2 kl on the spot suka penuh…🙂

  2. mba mau tanya nih. kalo dari terminal terboyo ke dermaga tanjung mas naik apa ya? berapa lama waktunya? dan ongkosnya berapa? makasih :))

  3. Hi mbak… Salam kenal… Aku dr jakarta mau tanya nich, kira” di akhir bulan juli (hbs lebarann) saya mau ke karjaw… Saya booking kapal exp via exspres bahari tp ditrf dulu apa gak? Kalo tdk trf takutnya kami kehabisan tikett… Menurut mbak gimna? Klo trf apa terjamin? Trims

    • Hallo Mooi, waktu dl aku nggak transfer sih cuma booking via telepon aja…nitip nama. Bayarnya on the spot. Coba saja ditelpon dl Express Baharinya…spertinya ngga perlu transfer dl.🙂 Alternatif lain bisa booking via telpon lalu minta warga sana (ada kontaknya di blog saya) membelikan dulu pada hari-H. Semoga membantu…happy traveling yaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s