Tari Kecak dan Sunset Uluwatu : Ketika Jiwa dan Kelima Panca Indera Terpuaskan.

Tari Kecak. Ya, siapa yang tidak mengenal tari tersohor asal Bali ini? Malunya saya, sebagai orang Indonesia, baru kali ini saya melihat langsung Tari Kecak, padahal Jawa-Bali begitu dekat. Salah satu lokasi favorit untuk melihat Tari Kecak di Bali adalah di Pura Uluwatu. Pertunjukan dimulai sore hari sekitar pukul 17.00. Saat itu tempat duduk yang berbentuk melingkar sudah dipenuhi oleh penonton, yang mayoritas bule. Saya pun berusaha nyempil-nyempil mencari tempat, untung masih ada tempat kosong, meskipun tidak menghadap ke arah sunset.

Pertunjukan dimulai. Suasana menjadi agak mistis dengan dinyalakannya api dan doa-doa dibacakan. Puluhan laki-laki, tua, muda, memulai “musik” yang menjadi ke-khas-an Tari Kecak, yaitu suara “cak cak cak” berulang-ulang dengan irama dan tempo yang bervariasi. Saya hanya bisa terpana. Meskipun tanpa musik, suara mereka mampu membius dan mengiringi tarian yang  berkisah tentang Rama dan Shinta itu. Mirip seperti “chanting”, yang berasal dari ritual Bali kuno, sanghyang, yaitu salah satu sarana untuk berkomunikasi dengan leluhur atau para dewa. Tak heran, meskipun tujuannya untuk hiburan, masih ada aura magis yang terasa, hanya dengan mendengarkan “musik”nya saja.

Tarian Rama dan Shinta dibawakan dengan apik, meskipun tanpa dialog, tapi dapat dengan mudah mengerti kisah ceritanya dengan mengamati gerakan tarian dan ekspresi penarinya. Kisah Rama dan Shinta merupakan kisah yang sudah tak asing lagi buat saya, dari jaman saya SD saya sudah hafal betul berbagai kisah Ramayana dan Mahabharata, kisah Pandawa dan Kurawa, kisah Hanoman dan Rahwana. Untunglah ada pelajaran Muatan Lokal (Mulok) di sekolah saya, hehe… Kisah Ramayana dalam tari Kecak dapat dibaca di sini.

Yang menjadi spotlight dalam pertunjukan ini adalah Hanoman, si monyet putih baik hati tapi “nakal”. Dengan kelincahannya bergerak meloncat kesana kemari, si Hanoman ini sulit sekali diambil gambarnya. Sulit pula diprediksi gerak-geriknya. Detik ini dia meloncat dari balik tembok, detik berikutnya dia sudah sedang “mencopet” topi salah satu pengunjung. Sebentar di tengah arena tari, sebentar lagi sudah ada di tempat duduk teratas, menjaili penonton. Kalau dalam bahasa Jawa,  Hanoman ini cukat trengginas, alias gesit. Wajahnya yang garang tidak membuatnya menjadi seram, karena tingkah lakunya yang malah terus mengundang gelak tawa.

Image

Sulitnya mengabadikan Hanoman yang cukat trengginas (ditampilkan juga di Turnamen Perjalanan)

Saat-saat paling mendebarkan dari tarian ini yaitu saat Hanoman tertangkap oleh Rahwana dan hendak dibakar oleh api. Wooossshhhh!! Tiba-tiba api yang besar dan panas memancar di tengah arena tari. Dengan si Hanoman berada di tengah-tengahnya. Dikisahkan, dengan kekuatan magisnya, Hanoman berhasil lolos dari kematian. Memang begitulah adanya. Si Hanoman ini melompat-lompat, menginjak, dan menghindar dari api yang menghadangnya. Epiknya lagi, adegan fire dance ini hampir bersamaan dengan turunnya sunset di Uluwatu.  Warna keemasan pelan-pelan menghiasi langit, menemani detik-detik saat Sang Surya kembali ke ufuk barat. Salah satu detik-detik terindah dalam hidup saya. Sepotong sunset di Uluwatu, langit yang berwarna jingga kemerahan, suara dendang chanting penari Kecak, sekelebat hawa hangat dari api yang menampar wajah, ditambah semilir hembusan angin yang diiringi aroma bunga sesajen…tanpa sadar saya menitikkan air mata.

Sungguh saya sangat bangga menjadi orang Indonesia, dengan alam dan kebudayaannya yang indah.

3 thoughts on “Tari Kecak dan Sunset Uluwatu : Ketika Jiwa dan Kelima Panca Indera Terpuaskan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s